Fishby LogoFishby

Patin Siam, Patin Hitam, Patin Mekong, Swai Catfish, Striped Catfish

Tangani dengan hati-hati

Pangasius bocourti

Juga dikenal sebagai: Patin, Swai, Basa, Panga

Punya foto? Identifikasi ikan secara instan dengan aplikasi Fishby.

Buka aplikasi

Deskripsi

Pangasius bocourti, umumnya dikenal sebagai Patin Siam atau Patin Hitam, adalah spesies ikan air tawar dari famili Pangasiidae. Ikan ini memiliki tubuh memanjang dan ramping, berwarna keperakan hingga abu-abu gelap di bagian punggung dan lebih terang di bagian perut. Ciri khasnya adalah adanya bercak hitam di belakang operkulum (tutup insang), yang menjadi asal nama 'black-eared'. Ikan ini merupakan spesies yang penting secara komersial, terutama dalam akuakultur di Asia Tenggara.

Ciri Fisik

Bentuk tubuh
torpedo
Warna
Bagian punggung berwarna abu-abu keperakan hingga abu-abu gelap, memudar menjadi putih keperakan di bagian perut. Terdapat bercak hitam khas di belakang operkulum.
Jenis sisik
none
Posisi mulut
subterminal
Ciri khas
Bercak hitam di belakang operkulum, Dua pasang sungut pendek (satu pasang di rahang atas, satu pasang di rahang bawah), Tubuh ramping dan memanjang, Mata besar
Sirip punggung
Sirip punggung tunggal, tinggi, dengan satu duri dan 6-7 jari-jari lunak.
Sirip ekor
Sirip ekor bercabang dalam (forked).
Sirip dada
Sirip dada relatif besar, dengan duri yang kuat dan bergerigi.
Sirip khas
Sirip perut kecil, sirip anal panjang dengan 26-32 jari-jari lunak.

Tips Identifikasi

Bercak Hitam

Cari bercak hitam yang jelas di belakang tutup insang (operkulum). Ini adalah ciri paling khas.

Bentuk Tubuh

Perhatikan tubuhnya yang ramping dan memanjang, tidak setinggi atau selebar beberapa spesies Patin lainnya.

Sungut

Amati dua pasang sungut yang relatif pendek, satu di rahang atas dan satu di rahang bawah.

Sirip Ekor

Sirip ekornya bercabang dalam (forked), yang membedakannya dari beberapa spesies Patin lain dengan sirip ekor yang kurang bercabang.

Habitat

Jenis air
freshwater
Kedalaman
Umumnya ditemukan di perairan dalam sungai besar, tetapi juga dapat ditemukan di anak sungai dan danau.
Lingkungan
Sungai besar, danau, waduk, dan daerah dataran banjir. Lebih menyukai perairan dengan arus sedang hingga lambat, dasar berlumpur atau berpasir, dan vegetasi air yang melimpah.
Sebaran geografis
Berasal dari cekungan Sungai Mekong dan Chao Phraya di Asia Tenggara (Thailand, Laos, Kamboja, Vietnam).

Informasi Akuarium

  • Tingkat perawatan: intermediate
  • Temperamen: peaceful
  • Pola makan: omnivore
  • Ukuran akuarium minimum: 1000 liter (untuk individu dewasa)
  • Suhu: 22-28°C
  • Tingkat pH: 6.5-7.5
  • Kesadahan: 5-15 dGH
  • Kompatibilitas: Dapat dipelihara dengan ikan berukuran serupa yang tidak agresif. Hindari memelihara dengan ikan yang sangat kecil karena dapat dianggap sebagai mangsa.
  • Kebutuhan khusus: Membutuhkan akuarium yang sangat besar dengan ruang berenang yang luas. Substrat halus dan beberapa tempat persembunyian seperti kayu apung atau bebatuan besar. Kualitas air harus dijaga dengan baik melalui filtrasi yang kuat dan penggantian air rutin.

Informasi di Alam Liar

  • Status konservasi: least concern
  • Musim: Tidak memiliki musim spesifik untuk penangkapan karena sebagian besar berasal dari budidaya. Di alam liar, perkembangbiakan biasanya terjadi selama musim hujan.
  • Harga pasar: Bervariasi tergantung lokasi dan ukuran, umumnya terjangkau.
  • Nilai ekonomis: high
  • Rasa: Daging putih, lembut, dan memiliki rasa ringan, sedikit manis.
  • Tekstur: Lembut dan flaky.
  • Metode memasak: Goreng, Bakar, Kukus, Sup, Fillet
  • Nilai gizi: Sumber protein yang baik, rendah lemak, mengandung asam lemak omega-3.

Fakta kunci

Ikan Budidaya Utamainteresting

Pangasius bocourti adalah salah satu spesies ikan air tawar yang paling banyak dibudidayakan di Asia Tenggara, terutama di Vietnam, untuk konsumsi manusia.

Nama Dagang Internasionalinteresting

Di pasar internasional, ikan ini sering dijual dengan nama 'Basa' atau 'Swai', yang terkadang menimbulkan kebingungan dengan spesies Pangasius lainnya.

Pertumbuhan Cepatbehavior

Patin Siam dikenal memiliki laju pertumbuhan yang cepat, menjadikannya pilihan yang efisien untuk akuakultur.

Omnivora Adaptifbehavior

Sebagai omnivora, Patin Siam dapat mengonsumsi berbagai jenis makanan, mulai dari zooplankton, fitoplankton, serangga, krustasea, hingga detritus dan tumbuhan air.

Informasi keamanan

Tangani dengan hati-hati
  • Tingkat keamanan: caution
  • Berbisa: Tidak
  • Kelayakan konsumsi: edible
  • Catatan penanganan: Sirip dada memiliki duri yang kuat dan bergerigi yang dapat menyebabkan luka jika tidak ditangani dengan hati-hati. Duri ini tidak berbisa, tetapi luka dapat terinfeksi. Gunakan sarung tangan atau alat bantu saat menangani ikan hidup.

Spesies serupa

Patin Jambal

Pangasius djambal

P. djambal memiliki tubuh yang lebih kekar dan kepala yang lebih lebar. Bercak hitam di belakang operkulum pada P. djambal biasanya kurang jelas atau tidak ada sama sekali dibandingkan P. bocourti.

Patin Juaro

Pangasius hypophthalmus

P. hypophthalmus (sering disebut 'Patin Siam' atau 'Patin Mekong' juga, tetapi berbeda spesies) memiliki tubuh yang lebih tinggi dan lebih pipih secara lateral, serta seringkali memiliki garis gelap memanjang di sepanjang sisi tubuh saat muda. Bercak hitam di operkulum P. hypophthalmus biasanya tidak ada atau sangat samar.

Patin Kuning

Pangasius larnaudii

P. larnaudii memiliki warna tubuh yang lebih kekuningan dan seringkali memiliki bintik-bintik gelap di tubuhnya. Bentuk kepala dan mulutnya juga sedikit berbeda.

Klasifikasi ilmiah

Kerajaan
Animalia
Filum
Chordata
Kelas
Actinopterygii
Ordo
Siluriformes
Famili
Pangasiidae
Genus
Pangasius
Spesies
Pangasius bocourti

Jelajahi Patin Siam, Patin Hitam, Patin Mekong, Swai Catfish, Striped Catfish

Identifikasi ikan di mana saja

Gratis di iOS, Android, dan Web. Identifikasi lewat foto, detail spesies lengkap, dan masih banyak lagi.

Buka di aplikasi