Punya foto? Identifikasi ikan secara instan dengan aplikasi Fishby.
Buka aplikasiDeskripsi
Cakalang (Katsuwonus pelamis) adalah spesies tuna berukuran sedang yang sangat penting secara komersial, dikenal karena kecepatan dan distribusinya yang luas di perairan tropis dan subtropis di seluruh dunia. Ikan ini membentuk gerombolan besar dan merupakan predator oportunistik yang memangsa berbagai organisme laut kecil. Cakalang adalah salah satu spesies ikan yang paling banyak ditangkap di dunia, terutama untuk industri pengalengan tuna.
Ciri Fisik
- Bentuk tubuh
- torpedo
- Warna
- Bagian punggung berwarna biru keunguan gelap hingga hitam, bagian perut berwarna keperakan. Ciri khasnya adalah 4-6 garis hitam memanjang yang jelas di bagian perut bawah, yang tidak ada pada spesies tuna lain.
- Jenis sisik
- none
- Posisi mulut
- terminal
- Ciri khas
- Garis-garis hitam memanjang di perut, Tidak memiliki sisik di sebagian besar tubuh kecuali di sekitar korset korselet dan gurat sisi, Dua sirip punggung yang terpisah jauh, Sirip kecil (finlet) di belakang sirip punggung kedua dan sirip dubur
- Sirip punggung
- Dua sirip punggung; sirip punggung pertama memiliki 14-16 duri, sirip punggung kedua diikuti oleh 7-9 finlet.
- Sirip ekor
- Bercabang dalam (forked) dan kuat, khas ikan pelagis perenang cepat.
- Sirip dada
- Relatif pendek, tidak mencapai celah antara sirip punggung pertama dan kedua.
- Sirip khas
- Memiliki 7-9 finlet di belakang sirip punggung kedua dan 6-8 finlet di belakang sirip dubur.
Tips Identifikasi
Garis Perut
Cari 4-6 garis hitam memanjang yang sangat jelas di bagian perut bawah. Ini adalah ciri paling khas yang membedakannya dari tuna lain.
Ukuran Sirip Pektoral
Sirip pektoral relatif pendek, tidak mencapai celah antara sirip punggung pertama dan kedua. Ini membedakannya dari tuna sirip kuning (Thunnus albacares) yang memiliki sirip pektoral lebih panjang pada individu muda.
Korselet Sisik
Perhatikan area sisik yang lebih besar dan tebal di sekitar kepala dan sirip pektoral (korselet), sementara sisa tubuh relatif tidak bersisik atau bersisik sangat kecil.
Habitat
- Jenis air
- saltwater
- Kedalaman
- Umumnya ditemukan di lapisan permukaan hingga kedalaman sekitar 200 meter, tetapi dapat menyelam lebih dalam.
- Lingkungan
- Perairan pelagis terbuka di zona neritik dan oseanik, sering berasosiasi dengan objek terapung atau batas termoklin.
- Sebaran geografis
- Distribusi kosmopolitan di perairan tropis dan subtropis Samudra Atlantik, Hindia, dan Pasifik. Sangat melimpah di Pasifik Barat dan Tengah.
Informasi Akuarium
- Tingkat perawatan: expert
- Temperamen: aggressive
- Pola makan: carnivore
- Ukuran akuarium minimum: Tidak cocok untuk akuarium rumahan, membutuhkan fasilitas akuarium publik yang sangat besar (jutaan liter)
- Suhu: 24-29°C
- Tingkat pH: 8.0-8.4
- Kesadahan: Tidak relevan, air laut alami
- Kompatibilitas: Tidak cocok untuk akuarium komunitas. Hanya dapat dipelihara dalam kelompok besar di akuarium pelagis khusus.
- Kebutuhan khusus: Membutuhkan akuarium pelagis berukuran raksasa dengan arus kuat, kualitas air yang sangat stabil, dan pasokan makanan hidup yang melimpah. Sangat sulit dipelihara di penangkaran.
Informasi di Alam Liar
- Status konservasi: least concern
- Musim: Dapat ditangkap sepanjang tahun di perairan tropis, namun pola migrasi dan ketersediaan dapat bervariasi secara musiman di beberapa wilayah.
- Harga pasar: Bervariasi tergantung lokasi dan bentuk produk (segar, beku, kalengan). Merupakan komoditas perikanan global yang sangat berharga.
- Nilai ekonomis: high
- Rasa: Daging berwarna merah muda hingga merah gelap, rasa kuat, sedikit berminyak.
- Tekstur: Padat, berserat, dan cenderung kering jika dimasak terlalu lama.
- Metode memasak: Panggang, Goreng, Asap, Rebus (untuk kalengan), Sashimi (jarang, karena rasanya lebih kuat dari tuna sirip biru/kuning)
- Nilai gizi: Sumber protein tinggi, asam lemak Omega-3, vitamin B12, niasin, dan selenium.
Fakta kunci
Perenang Cepatbehavior
Cakalang adalah perenang yang sangat cepat dan efisien, mampu mencapai kecepatan tinggi untuk mengejar mangsa dan menghindari predator.
Ikan Sekolah Besarbehavior
Mereka sering ditemukan dalam gerombolan besar yang dapat terdiri dari ribuan individu, seringkali berasosiasi dengan lumba-lumba atau objek terapung.
Tuna Paling Banyak Ditangkapinteresting
Cakalang merupakan spesies tuna yang paling banyak ditangkap di dunia, menyumbang sebagian besar tangkapan tuna global, terutama untuk industri pengalengan.
Tidak Bersisikamazing
Sebagian besar tubuh cakalang tidak bersisik, kecuali di area korselet di sekitar kepala dan sirip pektoral, yang merupakan adaptasi untuk mengurangi hambatan air.
Informasi keamanan
Aman- Tingkat keamanan: safe
- Berbisa: Tidak
- Kelayakan konsumsi: edible
- Catatan penanganan: Tidak ada duri beracun. Namun, seperti semua ikan besar, penanganan harus hati-hati untuk menghindari cedera dari sirip tajam atau gerakan ikan yang kuat. Dagingnya aman dikonsumsi.
Spesies serupa
Tuna Sirip Kuning
Thunnus albacares
Tidak memiliki garis-garis hitam di perut. Sirip punggung kedua dan sirip dubur pada individu dewasa sangat panjang dan berwarna kuning cerah. Sirip pektoral lebih panjang, seringkali mencapai atau melewati celah sirip punggung.
Tuna Mata Besar
Thunnus obesus
Tidak memiliki garis-garis hitam di perut. Mata relatif lebih besar dibandingkan ukuran kepala. Sirip pektoral lebih panjang dari cakalang, mencapai celah sirip punggung. Tubuh lebih kekar.
Tuna Albakora
Thunnus alalunga
Tidak memiliki garis-garis hitam di perut. Ciri paling khas adalah sirip pektoral yang sangat panjang, mencapai jauh ke belakang sirip dubur. Warna tubuh lebih terang.
Klasifikasi ilmiah
- Kerajaan
- Animalia
- Filum
- Chordata
- Kelas
- Actinopterygii
- Ordo
- Scombriformes
- Famili
- Scombridae
- Genus
- Katsuwonus
- Spesies
- Katsuwonus pelamis
Jelajahi Cakalang
Identifikasi ikan di mana saja
Gratis di iOS, Android, dan Web. Identifikasi lewat foto, detail spesies lengkap, dan masih banyak lagi.